Pembangunan Irigasi Tanah Dangkal Mubazir di Desa Pohan Toga

- Redaktur

Kamis, 27 Juli 2023 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara || Sangkakala7.tv
Musim kemarau yang berkepanjangan melanda wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara, mengakibatkan kekeringan lahan pertanian.

Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara pada TA 2020 menggulirkan Anggaran sebesar Rp189.850.000,00 untuk kegiatan pengelolaan lahan dan air dengan pembangunan irigasi air tanah dangkal salah satunya di Desa Pohan Toga, Kecamatan Siborongborong, dengan sumber dana Pinjaman Ekonomi Nasional (PEN).

Proyek pengelolaan lahan dan air dengan pembangunan irigasi air tanah dangkal tersebut tidak berfungsi dan tidak dapat dirasakan oleh Penerima Hibah Manfaat (PHM), Kamis (27/07/2023).

Namun kenyataannya pada saat musim kering seperti saat ini tidak dirasakan manfaatnya oleh petani karena sarana irigasi air tanah dangkal yang semestinya aman dan bisa memberikan sisi manfaat.

Maka kenyataannya ada piranti pendukung pipanisasi terputus sehingga otomatis aliran air tidak bisa sampai pada sawah/perladangan kering petani sekitarnya serta gagalnya perencanaan.

Jefri Sianipar salah satu aktivis Pemerhati lingkungan pertanian tetap mengapresiasi program pembangunan irigasi air tanah dangkal pada Dinas Pertanian namun SKPD teknis diharapkan tetap memantau sisi pemanfaatannya agar tidak terkesan program kegiatan itu berbasis serapan anggaran semata.

“Irigasi air tanah dangkal menjadi solusi lokal untuk daerah yang tidak tercakup dalam sistem irigasi permukaan atau daerah pertanian lahan kering yang hanya bisa melakukan penanaman padi, hotikultura satu kali dalam setahun,” ungkapnya.

Sementara keluhan dari inisial SS dan TS warga Desa Pohantonga yang ada di sekitar lokasi sangat menyayangkan dalam program pembangunan pemerintah yang baru dibangun dan belum sampai setahun sudah tidak berfungsi terkesan hanya sia-sia serta tidak ada dampak manfaatkan bagi para petani sekitar lokasi.

“Kami sangat kecewa dengan program itu, tapi hasil menfaat pada siapa, dan hanya dimanfaatkan satu orang saja serta pipa penyedotnya putus tidak pernah dapat dimanfaatkan” kesalnya SS.

Sementara Kepala Dinas Pertanian, SEY Pasaribu dan sekaligus dan Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura saat ditemui awak media di ruang kerjanya, la hanya berterima kasih atas informasi yang disampaikan elemen masyarakat nanti akan kami tinjau.

Petugaskan dari pengawasan selaku PPTK dalam pembangunan irigasi air tanah dangkal tersebut tidak pernah turun menindaklanjuti temuan elemen masyarakat dan tidak berupaya agar sarana bor air tanah dangkal untuk irigasi sawah betul-betul bisa dirasakan sisi manfaatnya oleh petani sekitar lokasi.

(Tohap Simaremare)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KAOP KONTRAS Sumut Adinda Zahra, Meminta Seluruh Pelaku Termasuk yang Berasal Dari Unsur Militer Diadili Melalui Peradilan Umum
Tindaklanjuti Laporan Warga, Polres Tapteng Bekuk Pria Pemilik 7 Paket Sabu 
Kejari Humbahas Hentikan Penuntutan Kasus Penganiayaan Melalui Restorative Justice
Sat Narkoba Polres Toba Ungkap Dugaan Peredaran Sabu, Dua Terduga Bandar Diamankan
Kejari Kabupaten Bogor Usut Dugaan Korupsi Proyek RSUD Bogor Utara, Kerugian Negara Capai Rp9,1 Miliar
Kasus Penganiayaan Warga Hingga Tewas, Polres Labuhanbatu Tetapkan 3 Tersangka Petugas Pengawas dan Keamanan PT. APN
Polres Labuhan Batu Tetapkan Satu Orang Tersangka Petugas keamanan PT. Agrinas, Diduga Pelaku Kasus Pembunuhan LDH
Polres Toba Gerebek Sarang Narkoba di Tempat Hiburan Malam, 15 Orang Diamankan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:17 WIB

KAOP KONTRAS Sumut Adinda Zahra, Meminta Seluruh Pelaku Termasuk yang Berasal Dari Unsur Militer Diadili Melalui Peradilan Umum

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:18 WIB

Tindaklanjuti Laporan Warga, Polres Tapteng Bekuk Pria Pemilik 7 Paket Sabu 

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:14 WIB

Kejari Humbahas Hentikan Penuntutan Kasus Penganiayaan Melalui Restorative Justice

Senin, 22 Juni 2026 - 22:56 WIB

Sat Narkoba Polres Toba Ungkap Dugaan Peredaran Sabu, Dua Terduga Bandar Diamankan

Senin, 22 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kejari Kabupaten Bogor Usut Dugaan Korupsi Proyek RSUD Bogor Utara, Kerugian Negara Capai Rp9,1 Miliar

Berita Terbaru

Sosial

3.117 KPM Di KECAMATAN POLLUNG TERIMA BANTUAN PANGAN

Sabtu, 27 Jun 2026 - 11:35 WIB

Pemerintahan

Delapan Lokasi Tambang Ilegal di Galang Resmi Ditutup

Sabtu, 27 Jun 2026 - 10:37 WIB