Sejumlah Kades di Taput Dipanggil Polisi, Ada Apa ?

- Redaktur

Jumat, 31 Mei 2024 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Tapanuli Utara || Sangkajala7.tv
Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Tapanuli Utara (Taput), sejak Senin (20/05/2024) secara bergiliran menjalani pemeriksaan di Unit Tipikor Satreskrim Polres Taput,

Sejumlah Kades itu hadir menjalani pemeriksaan Polres Taput, ditemani perangkat desanya.

Selain diminta keterangannya, para kades juga diminta dokumen surat pertanggung jawaban (SPJ) belanja APBDes.

Anehnya, yang diminta penyidik bukan hanya SPJ terkait pembelanjaan, melainkan penggunaan dana keseluruhan
APBDES tahun 2023.

Seperti yang disampaikan Kepala Desa Siborongborong II(PS) Kecamatan Siborongborong, yang menyatakan bahwa penyidik Polres Taput meminta membawa SPJ APBDes 2023.

“Saya diperiksa setengah jam ditanyai soal itu. Sedangkan, yang lebih detail penyidik menanyai Bendahara Desa,” ungkap PS barubaru ini, Jumat 31 Mei 2023.

Beberapa Kades malah mengatakan pada Sangkakala7, terkejut dengan pemanggilan mendadak, mereka merasa tidak tahu maksud ataupun tujuan pemeriksaan, karena materi yang ditanyakan tentang keuangan desa secara umum.

“Kurang paham saya, tiba-tiba ada surat panggilan dari Polres jadi kurang tahu (tujuannya),”disuruh bawa SPJ belanja APBDes,” tutur Kades itu.

Pantauan wartawan, para kades bersama perangkat desa antre bergantian memasuki ruang pemeriksaan.

Sementara, Humas Polres Taput Alpon Barimbing ketika ditanya melalui telepon genggamnya, terkait pemanggilan sejumlah Kepala Desa di Taput mengatakan besok ia pak, ujarnya.

Melansir terbitan berita online pada hari Jumat 31 Mei tiga Kepala Desa diperiksa, yaitu dari Kecamatan Pangaribuan terkait penggunaan Dana Desa, tujuan pemanggilan untuk menindaklanjuti laporan maupun pengaduan masyarakat tentang dugaan korupsi anggaran desa meski tidak detail menyebut, namun memastikan banyaknya jumlah pengaduan.

“Kemarin saja yang diperiksa ada tujuh desa dari Kecamatan Siborongborong, sekarang atau hari ini Jumat 31 Mei 2024 dua desa diperiksa yaitu dari Kecamatan Pangaribuan.

Jurnalis : Tohap Simaremare
Redaktur : Priyatna

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bangunan Pariwisata Terpadu Tambunan Lumban Pea Diduga Mangkrak, Puluhan Miliar Jadi Sorotan Publik
Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Momentum Mengembalikan Kepercayaan Publik
SAT RESKRIM POLRES HUMBAHAS TANGKAP EMPAT RAYAP BESI
Polres Labuhanbatu Ringkus Seorang Pria Bawa 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi di Rantau Prapat
Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO
Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO
Kejari Humbahas Tetapkan Kades Nagasaribu II Tersangka Dugaan Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp325,9 Juta
*Polda Sulteng Ungkap Kasus Narkotika di Palu, Sejumlah Barang Bukti Diamankan*
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:48 WIB

Bangunan Pariwisata Terpadu Tambunan Lumban Pea Diduga Mangkrak, Puluhan Miliar Jadi Sorotan Publik

Kamis, 3 September 2026 - 06:43 WIB

Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Momentum Mengembalikan Kepercayaan Publik

Selasa, 1 September 2026 - 10:30 WIB

SAT RESKRIM POLRES HUMBAHAS TANGKAP EMPAT RAYAP BESI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Polres Labuhanbatu Ringkus Seorang Pria Bawa 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi di Rantau Prapat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO

Berita Terbaru

Pemerintahan

Dinas Pertanian Toba Siapkan Aturan Pola Tanam dan Tertib Tanam

Senin, 14 Sep 2026 - 22:51 WIB

Pemerintahan

Bupati Humbahas Sampaikan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027

Senin, 14 Sep 2026 - 22:43 WIB