Kota Bogor, Jabar || Sangkakala7
Warga dan wisatawan diimbau meningkatkan kewaspadaan saat keluar dari kawasan Stasiun Bogor. Pasalnya, aksi copet yang diduga dilakukan secara berkelompok kembali marak terjadi di sejumlah titik ramai aktivitas pejalan kaki. Senin, 05/01/2026.
Sejumlah pengguna KRL Commuter Line dan wisatawan membagikan pengalaman tidak menyenangkan mereka. Beberapa di antaranya mengaku tasnya sempat dibuka saat berjalan di kawasan pedestrian, bahkan ada yang hampir kehilangan barang berharga seperti dompet dan ponsel.
Salah satu korban menuturkan, saat ia menyadari tasnya dibuka dan berteriak meminta tolong, orang-orang di sekitar lokasi justru terdiam dan tidak sempat bereaksi. Ia menduga kuat pelaku tidak bekerja sendiri, melainkan dalam kelompok yang terorganisir.
“Modusnya mereka berpura-pura berdiri atau berjalan sangat berdekatan dengan korban. Saat satu orang membuka tas, pelaku lain menghalangi pandangan korban maupun orang di sekitarnya,” ujar korban.
Berdasarkan penuturan sejumlah saksi dan korban, lokasi rawan aksi copet ini disebut berada di sekitar pintu Alun-alun Stasiun Bogor, jalur pedestrian Jalan Kapten Muslihat, hingga area Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang dan kawasan Alun-alun Kota Bogor.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada, menggunakan tas dengan posisi di depan tubuh, serta menghindari menyimpan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau. Pengguna KRL dan wisatawan juga disarankan segera melapor kepada petugas keamanan atau aparat berwenang apabila mengalami atau melihat aksi mencurigakan.
Pihak terkait diharapkan dapat meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan tersebut guna memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk dan akhir pekan yang dipadati pengunjung.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








