Hati-hati Saat Keluar Stasiun Bogor, Aksi Copet Berkelompok Kembali Marak

- Redaktur

Senin, 5 Januari 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor, Jabar || Sangkakala7
Warga dan wisatawan diimbau meningkatkan kewaspadaan saat keluar dari kawasan Stasiun Bogor. Pasalnya, aksi copet yang diduga dilakukan secara berkelompok kembali marak terjadi di sejumlah titik ramai aktivitas pejalan kaki. Senin, 05/01/2026.

Sejumlah pengguna KRL Commuter Line dan wisatawan membagikan pengalaman tidak menyenangkan mereka. Beberapa di antaranya mengaku tasnya sempat dibuka saat berjalan di kawasan pedestrian, bahkan ada yang hampir kehilangan barang berharga seperti dompet dan ponsel.

Salah satu korban menuturkan, saat ia menyadari tasnya dibuka dan berteriak meminta tolong, orang-orang di sekitar lokasi justru terdiam dan tidak sempat bereaksi. Ia menduga kuat pelaku tidak bekerja sendiri, melainkan dalam kelompok yang terorganisir.

“Modusnya mereka berpura-pura berdiri atau berjalan sangat berdekatan dengan korban. Saat satu orang membuka tas, pelaku lain menghalangi pandangan korban maupun orang di sekitarnya,” ujar korban.

Berdasarkan penuturan sejumlah saksi dan korban, lokasi rawan aksi copet ini disebut berada di sekitar pintu Alun-alun Stasiun Bogor, jalur pedestrian Jalan Kapten Muslihat, hingga area Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang dan kawasan Alun-alun Kota Bogor.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada, menggunakan tas dengan posisi di depan tubuh, serta menghindari menyimpan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau. Pengguna KRL dan wisatawan juga disarankan segera melapor kepada petugas keamanan atau aparat berwenang apabila mengalami atau melihat aksi mencurigakan.

Pihak terkait diharapkan dapat meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan tersebut guna memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk dan akhir pekan yang dipadati pengunjung.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bangunan Pariwisata Terpadu Tambunan Lumban Pea Diduga Mangkrak, Puluhan Miliar Jadi Sorotan Publik
Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Momentum Mengembalikan Kepercayaan Publik
SAT RESKRIM POLRES HUMBAHAS TANGKAP EMPAT RAYAP BESI
Polres Labuhanbatu Ringkus Seorang Pria Bawa 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi di Rantau Prapat
Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO
Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO
Kejari Humbahas Tetapkan Kades Nagasaribu II Tersangka Dugaan Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp325,9 Juta
*Polda Sulteng Ungkap Kasus Narkotika di Palu, Sejumlah Barang Bukti Diamankan*
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:48 WIB

Bangunan Pariwisata Terpadu Tambunan Lumban Pea Diduga Mangkrak, Puluhan Miliar Jadi Sorotan Publik

Kamis, 3 September 2026 - 06:43 WIB

Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Momentum Mengembalikan Kepercayaan Publik

Selasa, 1 September 2026 - 10:30 WIB

SAT RESKRIM POLRES HUMBAHAS TANGKAP EMPAT RAYAP BESI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Polres Labuhanbatu Ringkus Seorang Pria Bawa 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi di Rantau Prapat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO

Berita Terbaru

Pemerintahan

Tekan Inflasi, Pemkab Tapteng Gelar Pasar Murah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:49 WIB