Jembatan Penyeberangan di Jalan Raya Pajajaran Tidak Dimanfaatkan, Kondisi Kotor dan Licin Dikeluhkan Warga

- Redaktur

Senin, 23 Maret 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala7.tv || Kota Bogor, Jabar
Keberadaan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Raya Pajajaran, tepatnya di depan Masjid Raya Bogor, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, menjadi sorotan warga. Fasilitas yang seharusnya menunjang keselamatan pejalan kaki tersebut justru tampak tidak dimanfaatkan. Senin, 23/03/2026.

‎Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi jembatan penyeberangan terlihat kotor dan kurang terawat. Lantai JPO tampak licin akibat tumpukan daun kering serta sampah yang tidak dibersihkan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna, terutama saat kondisi hujan yang dapat meningkatkan risiko terpeleset.

‎Sejumlah warga mengaku enggan menggunakan jembatan tersebut karena faktor kenyamanan dan keselamatan. Mereka lebih memilih menyeberang langsung di badan jalan meskipun berisiko tinggi terhadap kecelakaan lalu lintas.

‎“Kalau kotor dan licin seperti ini, jadi takut lewat atas. Lebih baik nyebrang langsung saja walaupun bahaya,” ujar salah satu pejalan kaki di sekitar lokasi.

‎Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait kinerja petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor yang dinilai kurang maksimal dalam melakukan perawatan fasilitas umum, khususnya di kawasan pusat kota yang ramai aktivitas masyarakat.

‎Warga berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera melakukan pembersihan dan perawatan rutin terhadap jembatan penyeberangan tersebut. Selain itu, diperlukan upaya peningkatan kenyamanan agar masyarakat kembali memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan demi keselamatan bersama.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tindak lanjut penanganan kondisi JPO di kawasan tersebut

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Lemahnya Pengawasan Lingkungan Hidup, PGM Labura Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati dan Lingkungan Hidup
Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Tengah Hujan, Forkopimda dan Warga Jaga Ekosistem Setu Citatah
Kampung Estetik di Bojonggede Bikin Takjub, Warga Sulap Gang Biasa Jadi Eksotik
Dedi Mulyadi Tegaskan Jangan Rusak Tanah Bogor : “Bogor Itu Tanah Keramat”
Kawasan Hijau di Sentul City Gundul Usai Penebangan, Warga Protes dan Soroti Transparansi ‎
HUT Del ke-25, 1.000 Bibit Pohon Ditanam Dukung Kelestarian Lingkungan di Toba
Penambangan Pasir Diduga Ilegal, Camat Bangun Purba Boby Arianto, S.STP., M.AP Akan Periksa Keberadaannya
Proyek Galian Kabel di Kebon Kelapa Picu Jalan Kotor dan Kemacetan
Berita ini 56 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:46 WIB

Lemahnya Pengawasan Lingkungan Hidup, PGM Labura Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati dan Lingkungan Hidup

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:35 WIB

Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Tengah Hujan, Forkopimda dan Warga Jaga Ekosistem Setu Citatah

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:05 WIB

Kampung Estetik di Bojonggede Bikin Takjub, Warga Sulap Gang Biasa Jadi Eksotik

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:51 WIB

Dedi Mulyadi Tegaskan Jangan Rusak Tanah Bogor : “Bogor Itu Tanah Keramat”

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:44 WIB

Kawasan Hijau di Sentul City Gundul Usai Penebangan, Warga Protes dan Soroti Transparansi ‎

Berita Terbaru