Bus MGI Jurusan Bogor–Garut Disorot, Naik-Turun Penumpang di Tol Dinilai Membahayakan

- Redaktur

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala7.tv || Kota Bogor, Jabar
Layanan transportasi antar kota kembali menjadi sorotan. Kali ini, armada bus milik PO MGI No. Pol B 7644 FGA jurusan Bogor–Garut mendapat kritik dari penumpang terkait praktik menaikkan dan menurunkan penumpang di area jalan tol, khususnya di titik Karawang sampai dengan Cibubur. Rabu, 26/03/2026.

‎Sejumlah penumpang mengaku resah dengan kebiasaan tersebut. Mereka menilai tindakan berhenti di bahu jalan tol untuk menaikkan maupun menurunkan penumpang sangat berisiko terhadap keselamatan. Selain melanggar aturan lalu lintas, kondisi tersebut juga berpotensi memicu kecelakaan, mengingat kendaraan di jalan tol melaju dengan kecepatan tinggi.

‎“Sering banget bus berhenti mendadak di tol untuk ambil penumpang. Ini sangat berbahaya, apalagi kalau kondisi lalu lintas sedang padat,” ujar salah satu penumpang yang enggan disebutkan namanya.

‎Menurut aturan yang berlaku, kendaraan umum tidak diperbolehkan berhenti sembarangan di jalan tol, kecuali dalam kondisi darurat. Aktivitas naik-turun penumpang seharusnya dilakukan di terminal resmi atau titik pemberhentian yang telah ditentukan.

‎Praktik yang terjadi di ruas tol wilayah Karawang, Cikarang, Cileungsi, dan Cibubur ini dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan internal dari pihak manajemen. Para pengguna jasa pun mendesak agar PO MGI segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja sopir dan sistem operasional di lapangan.

‎Pengamat transportasi menilai, keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama. Selain membahayakan penumpang, tindakan tersebut juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

‎“Ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tapi menyangkut nyawa. Harus ada tindakan tegas dari manajemen maupun regulator,” ujarnya.

‎Masyarakat berharap adanya pengawasan lebih ketat dari instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan pihak pengelola jalan tol, agar praktik serupa tidak terus berulang. Penindakan tegas dinilai perlu untuk memberikan efek jera serta menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jasa transportasi.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PO MGI terkait keluhan tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : HR

Editor : Priyatna

Berita Terkait

BBM Langka, Sejumlah Kendaraan Ngantri Mengular di Beberapa SPBU
Pastikan Semua Anak Usia Sekolah Tetap Mendapat Akses Pendidikan
Camat Baturaja Timur, Doni Heridadi S.STP., M.Si Resmi Menggelar Kegiatan Pelaksanaan Program Pembangunan Desa TA 2026
Pemkab Humbahas Laksanakan Patroli Malam, Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif di Kecamatan Doloksanggul
Kapolres Humbahas, AKBP Adi Nugroho : “Perang Terhadap Narkoba Dimulai dari Desa”
Bupati Humbahas Terima Predikat Opini WTP ke-10 Kali Berturut-turut dari BPK RI Perwakilan Sumut
Pelayanan SKCK di MPP Kendal Resmi Beroperasi Kembali, Ini Jadwal Lengkapnya
Polres Tojo Una-Una Dampingi Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026
Berita ini 34 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:42 WIB

BBM Langka, Sejumlah Kendaraan Ngantri Mengular di Beberapa SPBU

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:28 WIB

Pastikan Semua Anak Usia Sekolah Tetap Mendapat Akses Pendidikan

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:15 WIB

Camat Baturaja Timur, Doni Heridadi S.STP., M.Si Resmi Menggelar Kegiatan Pelaksanaan Program Pembangunan Desa TA 2026

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Humbahas Laksanakan Patroli Malam, Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif di Kecamatan Doloksanggul

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:34 WIB

Kapolres Humbahas, AKBP Adi Nugroho : “Perang Terhadap Narkoba Dimulai dari Desa”

Berita Terbaru

Pemerintahan

Wabup Tapteng Dorong Reaktivasi Penerbangan Pinangsori-Jakarta

Rabu, 29 Jul 2026 - 21:30 WIB