Adikarya Parlemen:
H.Irpan Haeroni.SM, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat
Sangkakala 7 || Kabupaten Bekasi
Keluarga memiliki peran penting dalam membangun bangsa yang kuat dan maju. Melalui keluarga, dasar karakter manusia dibentuk terutama karakter dan kepribadian. Menanamkan pemahaman sejak dini akan pentingnya membangun ketahanan keluarga dapat menjadi bekal yang menentukan kualitas keluarga Indonesia.
Anak seringkali menjadi kelompok lemah dalam rumah tangga sehingga sering menjadi korban kekerasan.
H.Irpan Haeroni.SE Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mengatakan, Kekerasan tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga kekerasan mental, sosial, ekonomi, dan seksual. munculnya kekerasan dalam rumah tangga bukan disebabkan oleh satu hal, melainkan karena beberapa keadaan, kata Irpan di Perumahan Bhagasasi, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Senin, 06 April 2026.
Politisi dari Partai Gerindra Irpan Haeroni menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Anak Nomor 6 tahun 2021 yang mengatur cara memperlakukan anak di lingkungan keluarga, masyarakat, dan sekolah, ungkapnya.
Banyak faktor yang mengakibatkan kekerasan itu muncul, pengaruh negatif internet, kurang harmonisnya dalam keluarga yang berdampak pada anak-anak menjadi korban, anak-anak butuh perlindungan, rasa aman dari berbagai bentuk kekerasan.
“Sosok seorang Ayah tak tergantikan oleh apapun, jika tak ada peran ayah, itu akan berbahaya. Peran seorang Ayah sebagai kepala keluarga bisa menjadi pahlawan dalam pencegahan kekerasan.”
Lanjut Irpan, utamakan keharmonisan, kedamaian dan ketauladanan dalam keluarga. Sehingga terhindar dari kekerasan dalam rumah tangga dan akan terwujudnya keluarga kecil bahagia dan sejahtera,”
Anggota Komisi V DPRD Jabar dari Dapil IX Kabupaten Bekasi, Irpan Haeroni berharap kepada petugas Keluarga Berencana (KB) di Provinsi Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bekasi, agar terus meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan program pemerintah untuk mensukseskan program pemerintah dalam menekan angka kelahiran untuk mengantisispasi laju pertumbuhan penduduk,”tutupnya.
Penulis : R-001
Editor : Priyatna








