KEMENDAGRI Memerintahkan Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan, Segera Menindak Lanjuti Hasil PTUN Bandung

- Redaktur

Selasa, 13 Juni 2023 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv
Babak baru sengketa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, mulai terkuak. Setelah sebelumnya proses pemilihan Kepala Desa tersebut digugat oleh Solihin Muhtar, salah satu calon Kepala Desa.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia melalui Direktorat Jendral Bina Pemerintahan Desa secara resmi mengeluarkan surat yang memerintahkan Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan untuk segera menindak lanjuti hasil Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung bernomor 128/PEN.EKS/2018/PTUN-BDG.

Dalam surat tertanggal 17 Oktober 2022 yang ditandatangani Direktur Jenderal Bina Pemerintah Desa Yusharto Huntoyungo itu, ada 3 arahan yang harus dilaksanakan oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, dalam menjalankan putusan pengadilan tersebut, sesuai dengan surat yang dikirimkan Sekda Kabupaten Bekasi dengan nomor Pm.05.01/3973-DPMDI2022.

1. Berdasarkan Pasal 7 ayat (2) huruf I Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan menyatakan bahwa Pejabat Pemerintahan wajib mematuhi putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

2. Berkenaan dengan hal tersebut di atas, dalam hal putusan Pengadilan telah berkekuatan hukum tetap, diminta kepada Saudara untuk menjalankan seluruh
putusan Pengadilan termasuk dalam pemberhentian Kepala Desa a.n. Iwan Handoko, S.H. sebagai Kepala Desa Serang dan melaksanakan pemungutan suara ulang pada Pemilihan Kepala Desa Serang Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi Tahun 2021, dengan tetap menjaga Stabilitas dan Kondusifitas Daerah dan surat ini tidak dapat dijadikan yurisprudensi bagi Desa, Kabupaten/Kota dan Provinsi lain di seluruh Indonesia.

3. Selanjutnya teknis pelaksanaan pemungutan suara ulang Kepala Desa mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur terkait pemilihan kepala desa (pilkades) serentak termasuk pembiayaan
pelaksanaan pemilihan ulang yang dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi.

Terkait hal tersebut, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengaku telah meminta arahan secara tertulis dengan keterbatasan APBD Kabupaten Bekasi untuk melaksanakan putusan tersebut.

“Sudah, kita bersurat ke Kemendagri, karena tidak ada anggaran jadi kita minta arahan dari Kemendagri dan Kemendes, Iya perintah makanya kita konsultasikan Kemendagri perintah pengadilan negeri tapi anggarannya tidak ada,” jelas Dani saat ditemui di acara Lebaran Bekasi, Sabtu (10/6/23).

Nantinya, kata Dani, pelaksanaan eksekusi dari putusan pengadilan tersebut, bergantung pada langkah yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Solusinya seperti apa, ya tergantung nanti arahan dari Kemendagri,” ungkap Dani.

Sementara itu, Solihin Muhtar selaku salah satu calon kades yang menggugat dari proses pilkades yang digelar beberapa tahun lalu itu, menyayangkan langkah Pemerintah Kabupaten Bekasi yang dinilai lamban melaksanakan putusan PTUN Bandung atas kemenangan gugatannya.

“Menyikapi putusan PTUN Bandung, yang mana sudah sampai tahap di Mahkamah Agung, bahkan yang terakhir PK, tapi dimana Pemkab tetap tidak mau menjalankan putusan pengadilan itu,” tegas Solihin, Senin (12/6/23).

“Kepala Desa sendiri sampai saat ini masih menjabat, padahal sudah ada perintah dari kemendagri melalui surat Dirjen Bina Pemerintahan Desa yang mengatakan harus sudah di non aktifkan dari jabatannya,” tutup Solihin.

(ASP)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Humbahas Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Paranginan
Polres Humbahas Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Di Pollung
Kejari dan Pemkab Humbahas Hadirkan Jaksa Sahabat Pendidik, Guru Bisa Konsultasi Hukum
KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak
Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya
Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir
Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta
80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Polres Humbahas Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Paranginan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Polres Humbahas Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Di Pollung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Kejari dan Pemkab Humbahas Hadirkan Jaksa Sahabat Pendidik, Guru Bisa Konsultasi Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya

Berita Terbaru