Warga Keluhkan Maraknya Judi, Polres Taput dan TNI Pasang Stiker Imbauan, agar warga tidak Main Judi.

- Redaktur

Rabu, 17 April 2024 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara || Sangkakala7.tv
Polres Tapanuli Utara bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Taput berpesan kepada warga untuk tidak bermain judi.

Pesan itu disebarkan kepada setiap desa melalui brosur dan stiker, dan sebagian ada yang ditempel di dinding rumah atau warung.

Dalam imbauan itu ditegaskan bahwa permainan judi melanggar KUHPidana Pasal 303 seperti diketahui, setiap orang yang melanggar aturan ini dapat diancam penjara paling lama 10 tahun atau denda Rp 25 juta.

Humas Polres Taput W Baringbing mengatakan, selain menyebarkan imbauan dan menempelkan stiker di warung-warung yang tersebar di 241 desa, pihaknya juga menggelar razia judi.

“Pemasangan brosur dan stiker imbauan atas kerja sama kepolisian, TNI dan pemerintah, untuk melarang permainan judi di daerah hukum Tapanuli Utara di mana selama ini desakan warga agar berupa judi dapat dibasmi,” kata Barinbing, Selasa (16/4/24).

Judi Togel Marak di Kecamatan Muara Kabupaten, pihak aparat penegak hukum(APH) terkesan tutup mata tak ada yang berani bertindak.

Mengenai imbauan itu, sejumlah warga seperti B Sihombing, K Simaremare, L Ht.barat dan C. Purba masing masing warga Siborongborong, Muara, Pagaran dan Tarutung memberikan apresiasi kepada polisi, TNI dan Pemkab Taput.

“Kami warga Taput sangat bangga dan mendukung atas kepedulian kepolisian, TNI dan pemerintah, dimana selama ini permainan judi semakin marak di Tapanuli Utara.

Atas keluhan warga pihak penegak hukum melakukan razia terhadap permainan judi dan bahkan memasang brosur dan stiker imbauan di warung-warung agar warga jangan bermain judi karena melanggar pasal 303,” ujarnya.

Warga pun berharap agar pihak penegak hukum tetap dapat memantau permainan judi togel online yang semakin marak di Taput yang dapat membuat keresahan warga termasuk bagi kaum ibu-ibu.

(Tohap Simaremare)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Humbahas Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Paranginan
Polres Humbahas Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Di Pollung
Kejari dan Pemkab Humbahas Hadirkan Jaksa Sahabat Pendidik, Guru Bisa Konsultasi Hukum
KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak
Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya
Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir
Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta
80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Polres Humbahas Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Paranginan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Polres Humbahas Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Di Pollung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Kejari dan Pemkab Humbahas Hadirkan Jaksa Sahabat Pendidik, Guru Bisa Konsultasi Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kabupaten Toba Raih Dua Penghargaan Lomba Posyandu Sumut 2026

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:11 WIB