Toleransi Antar-umat Beragama adalah Kunci Utama Dalam Membangun Bangsa yang Damai

- Redaktur

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adikarya Parlemen:
H. Irpan Haeroni, SM, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat

Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Indonesia sebagai negara yang kaya akan keberagaman budaya dan agama, menjadikan toleransi sebagai pondasi penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, H. Irfan Haeroni. SM mendorong penguatan toleransi dan kerukunan antar-umat beragama di Indonesia, setiap agama mengajarkan nilai-nilai yang mendorong umatnya untuk hidup dengan baik dan harmonis.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat toleransi antar-umat beragama, serta menjaga stabilitas nasional, terutama saat perayaan hari besar keagamaan, yakni; dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, bulan Suci Ramadan 1447 H, Hari Paskah, dan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang waktunya sangat berdekatan. Irpan menekankan, bahwa toleransi adalah kunci utama dalam membangun bangsa yang damai.

“Semangat persaudaraan dalam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan menyambut bulan Suci Ramadhan, saya mengucapkan selamat merayakan Tahun Baru Imlek dan menjalankan ibadah puasa. Ini momen yang tepat untuk memperkuat tali persaudaraan dan saling berbagi kasih, guna memperkokoh Bhinneka Tunggal Ika dan mencegah konflik, Kata Irpan, Rabu (18/02/2026).

H. Irpan Haeroni. SM anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil IX Kabupaten Bekasi, menyampaikan, dengan hidup berdampingan dalam bingkai harmoni keberagaman (Bhinneka Tunggal Ika) Indonesia dapat menciptakan lingkungan yang damai, di mana setiap individu merasa aman untuk menjalani kehidupan sesuai keyakinannya masing-masing.

Politisi dari Partai Gerindra Irpan Haeroni menekankan, bahwa penguatan moderasi beragama adalah tanggung jawab bersama, mencakup pelatihan bagi penyuluh agama dan guru untuk menciptakan pemahaman yang inklusif. Pentingnya pemerintah dan stakeholder terkait untuk menjamin keamanan umat dalam beribadah serta menindak tegas tindakan intoleransi, tutup Irpan.

Facebook Comments Box

Penulis : R-001

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran
Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN
Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya
Tingkatkan Mutu Pelayanan, Profesionalisme Tenaga Kesehatan, dan Keselamatan Pasien
Lahirnya Sumpah Pemuda Menjadi Tonggak Utama Dalam Sejarah Pergerakan Pemuda Seluruh Indonesia
Penanganan Anak Terlantar Butuh Komitmen Yang Kuat Dari Semua Pihak dan Memerlukan Koordinasi Lintas Sektor
Kerukunan dan Toleransi Antarumat Beragama Fondasi Utama Untuk Menjaga Persatuan Serta Keutuhan NKRI
Berita ini 77 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:34 WIB

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Tingkatkan Mutu Pelayanan, Profesionalisme Tenaga Kesehatan, dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru