EA Perawat Asal Bogor Sempat di Ruqyah Sebelum Dicabuli Tersangka Driver GoCar.

- Redaktur

Senin, 20 Desember 2021 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | Sangkakala.tv –
Kasus pencabulan yang dilakukan mantan driver GoCar, Hendriyanto S (54) terhadap perawat asal Bogor, EA (47) memunculkan fakta baru.

Tersangka diketahui sempat melakukan ruqyah dan memandikan kembang korban dengan iming-iming bisa menyembuhkan korban dari gangguan makhluk halus.

“Jadi dalam perjalanan pulang ini terjadi obrolan antara korban dengan tersangka. Tersangka mengaku mampu melihat kaitan gaib dan menyampaikan bahwa di tubuh korban ini ada sesuatu yang menempel dan harus dibersihkan,” kata Waka Polresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan kepada wartawan, Senin,20/12/2021.

“Dari situlah dasarnya korban tertarik dan mengiyakan untuk di ruqyah. Ruqyahnya dilakukan di rumah korban, dimandikan kembang dan dibaca-baca menurut versinya tersangka,” sambungnya.

Setelah ruqyah selesai dilaksanakan, dilanjutkan Waka Polresta, korban diajak pelaku keluar rumah dengan niatan mencari makan.

Baru, di dalam mobil itu tersangka melancarkan niatnya dan melakukan pencabulan dengan menyentuh bagian sensitif korban.

 “Dilakukan setelah keduanya makan di dalam mobil. Dan sebenarnya pada proses ruqyah itu sendiri ada dugaan pencabulan karena tersangka meraba ke areal-areal tertentu, tetapi untuk pencabulan yang dilakukan secara paksa dilakukan di mobil tersangka,”ucap dia.

“Mungkin (tidak melakukan pencabulan di kediaman korban) karena pada saat dimandikan korban tidak sendiri dan ada anaknya korban,”ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Dhoni Erwanto menuturkan, bahwa korban dan tersangka ini baru pertama kali bertemu. Namun karena pernyataan tersangka, di dalam tubuh korban ada makhluk halus, akhirnya korban mengiyakan untuk dilakukan ruqyah oleh tersangka.

“Kemungkinan besar korban seperti itu (mau di ruqyah), karena korban ini masih teringat-ingat dengan mantan suaminya. Korban ini statusnya janda, di rumah hanya ada satu anaknya saja,” kata Kasat Reskrim.

Menurutnya, berdasarkan pengakuan tersangka, tindak pencabulan ini baru pertama dilakukannya. Kejadian itu pun dilakukan karena melihat korban mau diajak ngobrol hingga dilakukan pendekatan secara pribadi.

“Dari situlah mungkin tersangka mempunyai niat yang lebih atau melakukan pencabulan, ”ucap dia. (Heri)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya
Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir
Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta
80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land
Kapolsek VII Koto Ilir Turun ke Lokasi Dugaan PETI, Tak Ditemukan Aktivitas Saat Sungai Surut
Sidang Praperadilan Luis, Saksi Ahli: Tindak Pidana TNI Wajib Diproses Penyidik Polri
Pondok Sarang Narkoba Digerebek, Polisi Ringkus Pengedar Sabu dan Ganja
Persempit Ruang Gerak Narkoba, Polres Humbahas Gelar Operasi Sarang Narkoba
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:11 WIB

80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Kapolsek VII Koto Ilir Turun ke Lokasi Dugaan PETI, Tak Ditemukan Aktivitas Saat Sungai Surut

Berita Terbaru