Miris ! ! ! 3 Pemuda Dianiaya Oknum Keamanan Diskotik Lu’te.

- Redaktur

Rabu, 9 Maret 2022 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Tiga pemuda di Kabupaten Bekasi babak belur di keroyok oknum keamanan dan waitres, hanya karena mengajak ngobrol seorang wanita di salah satu diskotik.
Ketiga pemuda mengalami luka parah dan kendaraan roda empat yang di bawa para korban juga tidak luput di rusak para oknum pelaku di lokasi tersebut.

Peristiwa naas yang menimpa tiga pemuda tanggung bernama Muhamad Rafi(27), Mohamad Adachi(25) dan Akrom(27) yang di ketahui merupakan warga Kampung tegal gede Rt 008/003 Desa Pasir Sari Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi.

Berawal saat ketiganya hendak menikmati hiburan di Diskotik Lu’te.
Ketiga pemuda tanggung yang memang sudah biasa ke tempat tersebut awalnya melihat wanita yang di duga pekerja prilent di tempat tersebut yang langsung menyapa dan mengajaknya mengobrol.

Tanpa di sadari ketiga korban, datang satu orang laki-laki tidak di kenal yang juga pengunjung ke arah ketiganya, dan tidak lama kemudian terjadi cekcok mulut, selang tidak lama datang dari belakang beberapa orang yang di ketahui korban merupakan pihak keamanan atau Scurity Diskotik Lu’te.

Ketiganya langsung menjadi bulan bulanan pengeroyokan yang tidak seimbang, yang berimbas korban mengalami luka sobek di bagian tangan yang mengeluarkan darah segar, tidak hanya itu wajah korban juga babak belur akibat hantaman benda tumpul para pelaku.

Selain itu dua korban juga mengalami hal yang sama, anehnya kedua teman korban yang sudah berteriak meminta ampun, bukannya berhenti mengeroyok malah semakin brutal memukuli ketiga korban.

Para pelaku yang lebih dari sepuluh orang tersebut dan di duga merupakan petugas keamanan di diskotik lu’te semakin menjadi tidak hanya menganiaya tapi juga merusak kaca spion mobil korban hingga patah.

Melihat semakin sadisnya para pelaku tersebut, korban langsung meninggalkan lokasi dan membuat laporan ke Mapolsek Tambun Kabupaten Bekasi.

“saya bersama dua teman saya datang ke diskotik lu’te untuk menikmati hiburan dan tidak ada sama sekali niat berbuat kericuhan di tempat tersebut, tapi kenapa saya dan dua teman saya malah di aniaya hingga seperti ini “rintih Muhamad Rafi yg mengalami luka robek tangan dan lebam di seluruh wajah.

“bukannya melarai cekcok mulut saya dengan tamu lainnya, malah sebaliknya mengeroyok dan menganiaya hingga saya dan dua teman saya mengalami luka parah seperti ini”, ucap Rafi sambil menahan rasa sakit saat di mintai tanggapan nya di mapolsek tambun.

Rafi menambahkan kejadian terjadi di dalam diskotik dan kami di seret seolah kami seperti bukan pengunjung di tempat tersebut.

“saat di luar tepatnya di depan parkir cafe lu’te jalan infeksi kali malang Desa Setia Darma Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, di situ kami bertiga menjadi bulan bulanan oknum kaamanan dan waitres”, sesak Rafi.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tambun Iptu Trisno, mengaku masih melakukan penyelidikan termasuk mengambil Camera CCTV yang berada di Diskotik Lu’te tersebut.

“Kami sudah terima laporan pada korban,dan masih melakukan penyelidikan apabila memang terbukti ada pihak keamanan yang bersalah akan kami proses dan tindak”, ucapnya.

Di ketahui, diskotiik lute yang berada di Jalan Raya Infeksi Kali Malang, kerap terjadi keributan antar para pengunjung namun dapat di selesaikan.

Diskotik lu’te juga pernah di tutup permanen oleh Almarhum Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, mengingat tempat tersebut sampai saat ini masih membuka hingga melewati jam waktu pengunjung, padahal saat ini kondisi kabupaten bekasi masih berada di level tiga.

Anehnya pihak pemerintah dari polisi pamong praja seolah tutup mata dengan apa yang di lakukan sejumlah tempat hiburan malam, padahal keberadaan mereka berpotensi menyebarkan wabah covid 19.

(W.016)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sempat Melarikan Diri, Terduga Pelaku Penikaman Ditangkap Polisi
Bangunan Pariwisata Terpadu Tambunan Lumban Pea Diduga Mangkrak, Puluhan Miliar Jadi Sorotan Publik
Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Momentum Mengembalikan Kepercayaan Publik
SAT RESKRIM POLRES HUMBAHAS TANGKAP EMPAT RAYAP BESI
Polres Labuhanbatu Ringkus Seorang Pria Bawa 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi di Rantau Prapat
Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO
Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO
Kejari Humbahas Tetapkan Kades Nagasaribu II Tersangka Dugaan Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp325,9 Juta
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:31 WIB

Sempat Melarikan Diri, Terduga Pelaku Penikaman Ditangkap Polisi

Kamis, 10 September 2026 - 20:48 WIB

Bangunan Pariwisata Terpadu Tambunan Lumban Pea Diduga Mangkrak, Puluhan Miliar Jadi Sorotan Publik

Kamis, 3 September 2026 - 06:43 WIB

Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Momentum Mengembalikan Kepercayaan Publik

Selasa, 1 September 2026 - 10:30 WIB

SAT RESKRIM POLRES HUMBAHAS TANGKAP EMPAT RAYAP BESI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Polres Labuhanbatu Ringkus Seorang Pria Bawa 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi di Rantau Prapat

Berita Terbaru

Pemerintahan

BRIN Gali Visi Masa Depan Danau Toba Melalui Workshop Future Design

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:54 WIB